Waldorf Salad: Salad Buah-Buahan Berlumur Mayoinase

Salad adalah jenis hidangan yang taka sing bagi orang Indonesia. Sebenarnya Indonesia sendiri pun memiliki versi salad sendiri, ada rujak yang bisa dimasukkan dalam salad buah-buahan atau gado-gado yang bisa dikategorikan sebagai salad sayuran. Makanan ini banyak dihidangkan di acara resepsi pernikahan atau di restoran-restoran yang menyediakan makanan barat.

Salad adalah salah satu dari berbagai macam hidangan termasuk: salad hijau, salad sayuran, salad pasta, kacang-kacangan, atau biji-bijian, salad campuran yang memasukkan daging, unggas, atau makanan laut, dan salad buah. Salad termasuk campuran makanan dingin atau panas, sering kali menggunaan sayuran dan / atau buah-buahan.

Di dunia ini terdapat banyak jenis salad. Tiap negara memiliki salad khas mereka sendiri, di antaranya: Acar (Malaysia, Singapura dan Brunei), Cobb Salad (Amerika), Salad Telur (Ukraina), Golbaengi Muchim (Korea), Salad Yunani (Yunani), Panzanella (Florence, Italia), Som Tam (Isan, Thailand), dan salad Waldorf (Hotel Waldorf, New York).

Waldorf Salad

Waldorf SaladSumber: https://www.browneyedbaker.com/waldorf-salad-recipe/

Yang akan kita bahas adalah salad Waldorf. Kita kenalan dengan salad yang berasal dari kota New York ini.

Salad Waldorf adalah salad buah dan kacang yang umumnya terbuat dari apel segar, seledri, anggur, dan kacang kenari, dilumuri mayones, dan disajikan di atas selada sebagai hidangan pembuka atau makanan ringan.

Nama ini berasal sebuah acara dansa untuk amal yang diberikan untuk menghormati Rumah Sakit St. Mary untuk Anak-anak pada 14 Maret 1896. Acara dansa ini diadakan di hotel Waldorf-Astoria di New York City. Oscar Tschirky, yang merupakan kepala pelayan di Hotel Waldorf, dan yang mengembangkan atau menginspirasi banyak hidangan khasnya, adalah yang menciptakan resep ini. Pada tahun 1896, salad ini muncul di The Cook Book oleh “Oscar of the Waldorf”.

Resep aslinya hanyalah apel, seledri, dan mayones. Tak ada kacang-kacangan, tetapi sudah ditambahkan pada saat resep itu muncul di The Rector Cook Book pada tahun 1928. Salad Waldorf pernah ditampilkan secara jelas dalam episode eponymous dari sitkom Fawlty Towers di BBC.

Versi modern dari salad Waldorf terdiri dari ayam, kalkun, dan buah kering (misalnya, Kurma atau kismis) terkadang ditambahkan. Salad versi terbaru terkadang mengganti saus menjadi mayones berbumbu atau saus yogurt. Variasi yang dikenal sebagai “Salad Zamrud” menggantikan seledri dengan kembang kol. Salad Waldorf versi modern juga dapat menambahkan kulit jeruk dan lemon.

Resep Original Waldorf Salad

Resep Original Waldorf SaladSumber: https://2cookinmamas.com/healthy-fruity-waldorf-salad/

Berikut ini adalah resep asli salad Waldorf dari New York Times yang bisa kamu coba.

Bahan-bahan:

  • 1 apel setengah matang
  • 1 tangkai seledri, cincang
  • ¼ cup mayones
  • Garam dan merica
  • 2 cup selada, sobek menjadi potongan seukuran gigitan

Cara Membuatnya:

  1. Kupas apel dan potong menjadi dua. Buang bagian tengahnya dan potong jadi dua setebal ½ cm. Sisihkan 4 potong. Potong irisan yang tersisa menjadi potongan tipis.
  2. Dalam mangkuk sedang, campur seledri, mayones dan potongan apel; Bumbui dengan garam dan merica secukupnya. Tata salad di atas selada dan atasnya taburi dengan irisan apel.

Manfaat Mengkonsumsi Salad

Menambahkan salad pada menu diet dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Berikut adalah empat alasan kesehatan untuk mengkonsumsi salad dikutip dari laman WebMD.

Manfaat Mengkonsumsi SaladSumber: https://www.chicagotribune.com/dining/sns-dailymeal-1864170-healthy-eating-salad-dementia-study-122217-20171222-story.html

  1. Makan Salad untuk Serat

Sulit dipercaya bahwa sesuatu yang bahkan tidak bisa kita cerna bisa sangat baik bagi kita. Makan diet serat tinggi dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah sembelit.

Tidak hanya itu, kata Barbara Rolls, PhD, penulis The Volumetrics Eating Plan, makan lebih banyak serat dapat membantu kita merasa lebih kenyang, makan lebih sedikit, dan pada akhirnya menurunkan berat badan.

  1. Makan Salad untuk Manfaat Kesehatan dari Buah dan Sayuran

Banyak ahli setuju bahwa kita perlu makan lebih banyak buah dan sayuran (terutama sayuran hijau tua dan oranye) dan kacang-kacangan – semua bahan salad yang populer. David Jacobs, PhD, profesor Kesehatan Masyarakat di University of Minnesota, mengatakan dalam sebuah wawancara via email bahwa ada banyak bukti bahwa makanan nabati yang kaya nutrisi berkontribusi terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Jika kita sering makan salad hijau, kemungkinan kita akan memiliki kadar antioksidan kuat yang tinggi di dalam darah (vitamin C dan E, asam folat, likopen, dan alfa dan beta-karoten), terutama jika salad yang kita makan mengandung beberapa sayuran mentah. Antioksidan adalah zat yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul berbahaya yang disebut radikal bebas.

Selama bertahun-tahun, para peneliti telah mencatat hubungan antara makan banyak buah-buahan dan sayuran dan menurunkan risiko banyak penyakit, terutama kanker. Sebuah studi baru-baru ini dari National Cancer Institute menunjukkan bahwa orang-orang yang diet kaya buah-buahan dan sayuran mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker kepala dan leher, bahkan mereka yang banyak merokok dan minum. Makanan, termasuk kacang dan kacang polong, buncis, paprika, tomat, wortel, apel, nektarin, persik, prem, pir, dan stroberi tersebut terbukti  dapat memberikan perlindungan.

  1. Makan Salad untuk Mengurangi Kalori dan Meningkatkan Kepuasan

Jika ingin menurunkan berat badan, mungkin bisa mulai dengan memasukan menu salad hijau. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi hidangan awal yang rendah kalori, seperti salad hijau 150 kalori atau kurang, meningkatkan rasa kenyang (perasaan kenyang) dan mengurangi jumlah total kalori yang dimakan selama makan.

Rolls, peneliti utama studi ini, menunjukkan bahwa “lebih besar lebih baik” selama salad lebih besar volumenya, bukan dalam kalori, yang berarti lebih banyak sayuran dan lebih sedikit pakaian dan tambahan lemak lainnya.

Rolls bersama para peneliti tersebut melihat pengurangan kalori yang dikonsumsi ketika orang makan salad dengan volume 1 1/2 cup dan 3 cup dengan total kalori sekitar 100 kalori. Salad 3 cup, 100 kalori mengurangi total kalori yang dikonsumsi saat makan sekitar 55.

  1. Makan Salad untuk Mendapatkan Lemak Cerdas

Makan sedikit lemak baik (seperti lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan) dengan sayuran kita membantu tubuh kita untuk menyerap phytochemical pelindung, seperti likopen dari tomat dan lutein dari sayuran hijau gelap.

Sebuah studi baru-baru ini dari Ohio State University mengukur seberapa baik phytochemical diserap oleh tubuh setelah orang makan salad selada, wortel, dan bayam, dengan atau tanpa 2 1/2 sendok makan alpukat. Pemakan alpukat menyerap alfa-karoten delapan kali lebih banyak dan beta-karoten 13 kali lebih banyak (keduanya dianggap membantu melindungi terhadap kanker dan penyakit jantung) daripada kelompok yang makan salad tanpa alpukat.

Jika kita menambahkan sedikit minyak zaitun pada salad, mungkin umur kita akan bertambah beberapa tahun. Penelitian Italia pada orang berusia 60 dan yang lebih tua telah menyarankan bahwa diet yang mengandung banyak minyak zaitun dan sayuran mentah dihubungkan dengan penurunan angka kematian.

Terbukti salad tak hanya memiliki rasa yang enak tapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Salad Waldorf adalah salah satu jenis salad yang baik untuk kesehatan karena mengandung buah-buahan dan sayuran. Jadi, saatnya mencoba salad Waldorf, bukan?

 

Related Posts

About The Author